Artikel 17, #Camtasia Studio 8, Merekam Audio di Camtasia Recorder

Sangat penting sekali untuk membuat rekaman dengan kualitas Audio yang terbaik karena Codec Audio yang digunakan dalam memproduksi video akhir dapat menyebabkan kualitas Audio menurun.

Jika sumber Audio aktif dan diatur dengan benar, maka (pengukur) meter Audio pada Camtasia Recorder menampilkan grafik warna hijau yang bergerak-gerak (naik turun sesuai dengan Audio yang masuk). Dan jika kita ingin mengecek sumber Audio, kita tinggal klik menu dropdown pada Audio, kemudian muncul daftar sumber Audio. Untuk sumber Audio yang dipilih terdapat (pengukur) meter Audio yang akan menampilkan grafik berwarna hijau yang bergerak-gerak menyesuaikan Audio yang masuk. Namun pada sistem operasi Windows (pengukur) meter Audio tidak dapat menampilkan live pergerakan grafiknya.
Meter-(Pengukur)-Audio

Berikut langkah-langkah untuk merekam Audio.
  • Aktifkan Audio.
Mengaktifkan-Audio-Rekaman
Mengaktifkan Audio Rekaman

  • Klik Audio Dropdown untuk memilih sumber Audio (Microphone)
  • Atur level Micropohone, semakin tinggi volume Audio yang masuk, (pengukur) meter Audio menunjukan warna hijau kemudian orange dan bisa merah (jika terlalu keras).
  • Klik rec, untuk memulai perekaman. Kita juga dapat merekam Audio dengan cara lain yaitu dengan menu Voice Narration yang terdapat pada Editor, akan kita bahas pada artikel yang lain.

Memecahkan masalah Audio.
Berbicaralah ke Microphone atau nyalakan Audio Speaker (Sistem Audio), kita akan melihat Meter (pengukur) Audio merespon, jika tidak merespon berarti ada permasalahan. Lihatlah tabel di bawah ini untuk referensi menyelesaikan masalah Audio.

Tips merekam Audio (Suara)
  • Gunakan Microphone yang terbaik yang kita mampu. Suara adalah sesuatu yang sangat penting untuk sebuah video. Sering sekali jika suara video jelek, makan pemirsa tidak mau menontonya.
  • Gunakan sebuah USB Microphone. USB Microphone menggunakan sumber daya yang sedikit dan merekam Audio lebih baik dibandingkan dengan Microphone analog yang dihubungkan ke sound card computer.
  • Gunakanlah pengaturan Audio standar saja (bawaan) dari Camtasia Recorder untuk merekam Audio. 
  • Cobalah Microphone. cobalah Microphone dengan level volume yang berbeda dan dan posisi Microphone yang berbeda. posisi mulut dengan jarak 6 Inchi dari Microphone biasanya bagus untuk merekam nada penuh, tetapi jauhkan dari suara bising yang ada disekitar.
  • Merekamlah dilokasi yang cukup tenang. Ada Microphone yang dapat menangkap noise (kebisingan) didekatnya. Area perkantoran memiliki latar belakang noise yang banyak yang mungkin tidak kita perhatikan. Cobalah untuk merekam beberapa detik dan dengarkan hasilnya. berikut beberapa tips lokasi untuk merekam Audio. Jangan merekam Audio di  tempat umum. Gunakan ruang pertemuan yang jauh dari lalu lintas kendaraan. Beri pengumuman di pintu ruangan agar orang-orang tau bahwa anda sedang melakukan perekaman dengan tujuan agar mereka menjaga agar tetap hening. Lakukan pada tengah malam ketika orang-orang sudah pada tidur dan lalu lintas sudah sepi. Jika punya modal banyak kita bisa membuat ruang rekaman yang dilengkapi dengan peredam suara.
  • Lakukan rekaman terlebih dahulu beberapa menit untuk memastikan Audio terekam dengan baik.
  • Gunakanlah Naskah. Sebuah Naskah membantu kita dalam memproduksi atau merekam sebuah video, dengan adanya Naskah kita bisa menghindari adanya kesalahan kata atau mungkin adanya jeda karena kita lupa apa yang mau kita utarakan.
  • Perhatikan level Audio ketika sedang merekam. Warna Hijau hingga Orange menandakan volumen Audio normal sedangkan Orange ke Merah menandakan volume Audio yang masuk terlalu keras. Kualitas Audio yang terbaik terjadi ketika (pengukur) meter Audio menunjukan warna Hijau hingga Orange.
  • Gunakan perangkat tambahan Editing Audio (pada Editor) untuk meningkatkan kualitas Audio setelah kita merekam. Perangkat tambahan Editing Audio (pada Editor) membantu kita secara otomatis meningkatkan kualitas trek Audio dengan mengurangi kebisingan, suara yang terlalu keras, dan menghilangkan suara-suara yang tidak perlu tetapi terekam seperti “ummm” (suara reflek yang timbul karena jeda atau lupa materi).
  • Sesuaikan atau edit suara pada Editor. Jika suara kita terlalu keras atau terlalu rendah, gunakan kontrol volume di Editor untuk menyesuaikan Audio naik dan turun. Tambahkan Audio Point untuk menaikan atau menurukan audio pada gelombang tertentu.
  • Background musik dapat memberi sentuhan yang bagus jika diterapkan dengan benar. Jika kita memutar musik (sebagai backround) di komputer pada saat kita merekam dengan Microphone, pada Editor background musik ini akan terpisah pada treck yang lain. Kita bisa mengedit background music tersebut untuk menyesuaikannya.
  • Rekam Audio dan Video secara terpisah. Setelah kita terbiasa menggunakan Camtasia Studio, cobalah merekam layar tanpa Audio. Pada Editor, ketika kita sudah selesai mengeditnya, kita bisa menambahkan Audio menggunakan Voice Naration
  • Berhenti dan dengarkan suara pada recording Area. Rekam layar menggunakan Audio, tetapi jangan berbicara, kemudian dengarkan. Kita akan terkejut dengan noise yang ada diruangan. Cek noise apa saja yang muncul? dan cari solusi untuk menghilangkan noisenya.
  • Hilangkan suara dengungan komputer. Kita bisa membuat kotakan kecil dari busa untuk membungkus microphone untuk mengurangi Noise dari dengungan komputer.


Sekian penjelasan saya mengenai Artikel 17, #Camtasia Studio 8, Merekam Audio di Camtasia Recorder. Semoga bermanfaat dan jangan sungkan untuk berkomentar di bawah. Sampai ketemu lagi pada artikel selanjutnya yaitu Artikel 18, #Camtasia Studio 8, Merekam Sebuah Presentasi PowerPoint.

Baca Juga artikel saya sebelumnya yaitu Artikel 16, #Camtasia Studio 8, Mengganti Recorder Hotkeys.

Comments